Bagi anda yang ingin melaqkukan diet, bulan puasa ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan diet.
Selain beribadah, tubuh yang ideal adalah bonus yang dapat anda peroleh setelah
berpuasa.
Berikut
adalah Cara dan Tips yang dapat anda ikuti dalam melakukan Diet Selama Berpuasa
di Bulan Ramadhan:
1. Atur Menu Makanan
Selalu
konsumsi makanan yang bergizi, baik saat sahur maupun berbuka. Walau sederhana,
menu yang disajikan sebaiknya tetap sesuai dengan empat sehat lima sempurna.
Untuk menghindari rasa lapar, perbanyaklah makan makanan berserat seperti sayur
dan buah-buahan.
2. Jaga Pola Makan
Hal
pertama yang pasti dirasakan saat bulan puasa adalah perubahan pola makan. Bila
sehari-hari kita terbiasa makan besar saat sarapan dan makan siang, di bulan
Ramadhan kita makan saat sahur dan berbuka. Asupan makanan dan cairan ke dalam
tubuh menjadi sangat terbatas. Untuk tetap fit berpuasa, konsumsi air putih
secukupnya terutama saat sahur.
3. Olahraga Saat Puasa
Selama
bulan puasa, ada baiknya olahraga tetap dilakukan untuk mendukung program diet
Anda. Waktu yang tepat untuk berolahraga adalah 1/2-1 jam sebelum berbuka.
4. Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur
Langsung
tidur setelah sahur dapat mengganggu metabolisme, perut terasa mual, mulas
serta ingin muntah.
5. Jangan Langsung Makan Besar Saat Berbuka
Selama
menjalankan puasa, kerja lambung menjadi lebih ringan dari biasanya. Agar
lambung tidak kaget, saat berbuka sebaiknya jangan langsung menyantap makanan
utama. Hal ini juga dilakukan karena lambung membutuhkan ruang kosong untuk
mencerna makanan. Kunyah makanan dengan baik untuk meringankan kerja pencernaan
sehingga kerja lambung tidak menjadi berat saat berbuka. Satu Suap 33 kali
kunyah.
6. Hindari Minuman Dingin dan Kandungan Gula yang Tinggi
Biasakan
berbuka dengan minuman yang hangat. Perut bisa menjadi kembung bila diisi
dengan air dingin karena asam lambung dalam tubuh akan meningkat. Hindari juga
berbuka dengan kudapan manis yang mengandung kadar gula tinggi. Menu berbuka
yang manis dan menyehatkan bisa diperoleh dari buah kurma atau sari buah.
Kandungan gula pada sari buah dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat,
tetapi tidak merangsang produksi insulin seperti pada minuman dengan kandungan
gula tambahan (teh manis, sirup, kolak, dll).
Nah,
silahkan mencoba cara di atas bagi anda yang sedang diet dan ingin menurunkan
berat badan anda… Semoga berhasil… ^_^
Sumber: www.doyan-masak.info
